Jamu: Traditional Indonesian Herbal Medicine
You will often see women wearing a kebaya and long batik skirt with a huge bamboo basket full of bottles of drink on her back and going from door to door in residential areas, kampong (village) or small streets in the middle of cities in Indonesia – a jamu gendong (jamu carrier or peddler). However if you live in apartment complex, you might never see her.
Jamu is the traditional health drinks of Indonesia, made from natural herbs, roots, leaves, bark, flowers, or seeds; and sometimes mixed with certain parts of animals or eggs. Despite its popularity throughout Indonesia, jamu is more prevalent in Java. The jamu culture evolved in Javanese royal courts of Yogyakarta and Surakarta, where the ancient books of herbal recipes are kept in royal library. It is also heavily influenced by Ayurveda from India, though some herbs used are picked from endemic plants that only grow in Indonesia. Despite the rapid growth of healthcare technology in Indonesia, the existence of jamu is still dominant. Jamu is still believed as an important remedy for any kind of diseases. For children, there is beras kencur (rice and aromatic galangal jamu), which is usually given for children to increase their appetite. For teenage girls it is kunyit asam (tamarind and turmeric jamu) to cure menstrual cramps. Even for married women, there are several kinds of jamu for them, and each of them has their own benefit. In several areas in Indonesia, women in postnatal period need to consume certain kind of jamu to recover their health (or even their body shape) after gave birth to a baby. There’s even a special package of postnatal jamu that can be easily found over the counter.
Traditional jamu is also known to cure cancer. A 2011 study by Virginia Tech’s Department of Food Science and Technology on the soursop tree—whose leaves are used to relieve arthritis in Indonesia—found evidence that extracts from soursop fruit inhibit the growth of human breast cancer. Several alkaloids found in Madagascar Periwinkle are also proved to increase the survival rate of children with leukemia, and turmeric is being looked as a treatment for Alzheimer’s. Sound fascinating, right? If you need some alternative medicine to cure a disease or just simply to maintain your health, you may try these jamu. Here are some popular jamu that you can found in jamu gendong or jamu stall in Indonesia:
1. Jamu cabe puyang (zingiber serumbet jamu) to cure muscular pain, especially in waist. It also can cure pins and needles, as well as fever.
2. Jamu pahitan (bitter jamu) is known to cure several kind of disease, such as cholesterol, diabetes, poor appetite, flatulence, and even acnes.
3. Jamu kunci suruh (betel jamu) usually consumed by ladies to cure womanhood problems such as fluor albus. It also can be used to reduce body odor, body slimming, and strengthen teeth.
4. Jamu kudu laos (noni and galangal jamu) is believed to lower blood pressure, improve blood circulation, and as body refresher.
5. Jamu uyup-uyup usually consumed by breastfeeding mothers to improve the production of breast milk.
6. Jamu galian singset is made from galingale, curcuma, turmeric, tamarind, cinnamon, pepper, galangal, lemongrass, and many other traditional herbs. This jamu is believed good for body slimming and relieving body odor. Usually jamu galian singset comes in the form of pills or capsules.
Jamu has been an affordable and no side effect remedies for people in Indonesia for a very long time. It’s not only used for health but also for cosmetic purpose. There are several local cosmetic manufacturers in Indonesia that use traditional jamu formula as body scrub, facial wash, even foundation that packed in hygienic and ready-to-use package. Either jamu gendong or jamu hawker stalls, both of them will provide you with this unique traditional herbal medicine. The vendor masters the jamu formula and knows what you need. It is really a must-try!
Translated by Google Translate
Jamu: Obat Tradisional Indonesia
Anda akan sering melihat wanita mengenakan kebaya dan rok batik panjang dengan keranjang bambu besar penuh dengan botol minuman di punggungnya dan pergi dari pintu ke pintu di daerah pemukiman, kampung (kampung) atau jalan kecil di tengah kota di Indonesia - jamu gendong (pembawa jamu atau penjaja). Namun jika Anda tinggal di kompleks apartemen, Anda mungkin tidak akan pernah melihatnya.
Jamu adalah minuman kesehatan tradisional Indonesia, terbuat dari tumbuhan alami, akar, daun, kulit kayu, bunga, atau biji; dan terkadang bercampur dengan bagian hewan atau telur tertentu. Meski popularitasnya di seluruh Indonesia, jamu lebih banyak terjadi di Jawa. Budaya jamu berevolusi di istana kerajaan Jawa di Yogyakarta dan Surakarta, di mana buku resep herbal kuno disimpan di perpustakaan kerajaan. Hal ini juga sangat dipengaruhi oleh Ayurveda dari India, meskipun beberapa ramuan yang digunakan diambil dari tanaman endemik yang hanya tumbuh di Indonesia. Meski dengan pesatnya perkembangan teknologi kesehatan di Indonesia, keberadaan jamu masih dominan. Jamu masih dipercaya sebagai obat penting untuk segala jenis penyakit. Untuk anak-anak, ada beras kencur (nasi dan jambu lengkuas aromatik), yang biasanya diberikan untuk anak-anak untuk meningkatkan nafsu makannya. Bagi gadis remaja itu adalah kunyit asam (asam jawa dan kunyit jamu) untuk menyembuhkan kram menstruasi. Bahkan untuk wanita yang sudah menikah, ada beberapa jenis jamu untuk mereka, dan masing-masing memiliki keuntungan sendiri. Di beberapa daerah di Indonesia, wanita pada masa pascakelahiran perlu mengkonsumsi jamu tertentu untuk memulihkan kesehatan mereka (atau bahkan bentuk tubuh mereka) setelah melahirkan bayi. Bahkan ada paket khusus jamu postnatal yang bisa dengan mudah ditemukan di loket.
Jamu tradisional juga dikenal bisa menyembuhkan kanker. Sebuah studi 2011 oleh Departemen Ilmu Pangan dan Teknologi Pangan Virginia pada pohon sirsak - yang dedaunya digunakan untuk meredakan radang sendi di Indonesia - menemukan bukti bahwa ekstrak dari buah sirsak menghambat pertumbuhan kanker payudara manusia. Beberapa alkaloid yang ditemukan di Madagaskar Periwinkle juga terbukti meningkatkan tingkat kelangsungan hidup anak-anak dengan leukemia, dan kunyit dipandang sebagai pengobatan Alzheimer. Suara menarik kan? Jika Anda memerlukan beberapa pengobatan alternatif untuk menyembuhkan penyakit atau hanya untuk menjaga kesehatan Anda, Anda bisa mencoba jamu ini. Berikut adalah beberapa jamu populer yang bisa Anda temukan di jamu gendong atau jamu di Indonesia:
1. Jamu cabe puyang (zingiber serumbet jamu) untuk menyembuhkan nyeri otot, terutama di
pinggang. Ini juga bisa menyembuhkan pin dan jarum, serta demam.
2. Jamu pahitan (pahit pahit) dikenal bisa menyembuhkan beberapa jenis penyakit, seperti
kolesterol, diabetes, nafsu makan yang buruk, perut kembung, dan bahkan jerawat.
3. Jamu kunci suruh (sirih jamu) biasanya dikonsumsi oleh wanita untuk menyembuhkan
masalah kewanitaan seperti fluor albus. Ini juga bisa digunakan untuk mengurangi bau badan, pelangsing tubuh, dan menguatkan gigi.
4. Jamu kudu laos (jelai noni dan lengkuas) diyakini menurunkan tekanan darah,
memperbaiki sirkulasi darah, dan penyegaran tubuh.
5. Jamu uyup-uyup biasanya dikonsumsi ibu menyusui untuk meningkatkan produksi ASI.
6. Jamu galian singset terbuat dari galingale, curcuma, kunyit, asam jawa, kayu manis, lada, lengkuas, serai, dan ramuan tradisional lainnya. Jamu ini dipercaya baik untuk melangsingkan tubuh dan menghilangkan bau badan. Biasanya jamu galian singset hadir dalam bentuk pil atau kapsul.
Jamu telah menjadi obat penghilang rasa sakit yang terjangkau dan tidak ada hasilnya bagi orang-orang di Indonesia untuk waktu yang sangat lama. Ini tidak hanya digunakan untuk kesehatan tapi juga untuk keperluan kosmetik. Ada beberapa produsen kosmetik lokal di Indonesia yang menggunakan ramuan jamu tradisional seperti body scrub, cucian wajah, bahkan foundation yang dikemas dalam paket higienis dan siap pakai. Baik jamu gendong atau jamu jajanan, keduanya akan memberi Anda jamu tradisional yang unik ini. Vendor menguasai formula jamu dan tahu apa yang Anda butuhkan. Ini benar-benar harus dicoba!
Translated by Carissa Puspa Kirana
Jamu: Obat Herbal Tradisional Khas Indonesia
Anda pasti sering melihat wanita yang mengenakan kebaya dan rok batik panjang dengan keranjang bambu besar yang berisi banyak botol minuman di punggungnya, dan menawarkan dagangannya dari rumah ke rumah di daerah perumahan, pedesaan, atau di jalan-jalan kecil pertengahan kota di Indonesia – jamu gendong. Namun, anda akan sulit menemukannya jika anda tinggal di komplek apartemen.
Jamu merupakan minuman kesehatan tradisional khas Indonesia, terbuat dari bahan herbal alami, akar, daun, kulit pohon, bunga, atau biji-bijian; dan terkadang dicampur dengan bahan hewani atau telur. Terlepas dari popularitasnya di seluruh Indonesia, jamu lebih lazim di Jawa. Budaya jamu berkembang di istana kerajaan Jawa di Yogyakarta dan Surakarta, dimana banyak buku kuno tentang resep herbal disimpan di perpustakaan kerajaan. Hal ini juga sangat dipengaruhi oleh Ayurveda dari India, meskipun beberapa bahan herbal yang digunakan hanya diambil dari tanaman endemis yang tumbuh di Indonesia. Eksistensi jamu tetap mendominasi, meskipun teknologi kesehatan di Indonesia sudah berkembang pesat. Jamu masih dipercaya sebagai obat yang dapat mengatasi segala penyakit. Untuk anak-anak, ada beras kencur (beras dan lengkuas) yang bermanfaat untuk menambah nafsu makan pada anak. Untuk remaja perempuan, ada ramuan kunyit asam (asam jawa dan kunyit) yang dapat meredakan nyeri haid. Bahkan ada beberapa jenis jamu ditujukan untuk perempuan yang sudah menikah, dimana masing-masing ramuannya memiliki manfaat yang berbeda. Di beberapa daerah di Indonesia, perempuan yang habis melahirkan harus minum beberapa jenis jamu untuk mengembalikan kesehatan mereka (atau bentuk badan mereka). Sekarangpun, paket jamu khusus perempuan yang habis melahirkan dapat kita temukan dengan mudah di toko-toko obat terdekat.
Jamu tradisional juga dikenal dapat menyembuhkan kanker. Berdasarkan penelitian di tahun 2011 yang dilakukan oleh Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Virginia pada daun sirsak – dimana daunnya digunakan untuk mengobati radang sendi di Indonesia – menemukan bukti bahwa ekstrak dari buah sirsak dapat menghambat pertumbuhan kanker payudara pada manusia. Beberapa alkaloid yang terkandung pada tumbuhan Madagascar Periwinkle juga terbukti meningkatkan angka kehidupan anak-anak yang mengidap leukemia, dan kunyit digunakan untuk menangani penyakit pikun. Menarik bukan? Jika anda membutuhkan obat alternatif untuk menyembuhkan penyakit, atau untuk sekedar menjaga kesehatan tubuh, anda dapat mencoba jamu tersebut. Dibawah ini adalah beberapa jamu terkenal yang dapat kita temukan di jamu gendong atau kios jamu di Indonesia:
1. Jamu cabe puyang dapat mengatasi keluhan nyeri otot, terutama pada pinggang. Jamu ini juga dapat menyembuhkan kesemutan, dan demam.
2. Jamu pahitan terkenal dapat menyembuhkan beberapa penyakit, seperti kolesterol, diabetes, kurang nafsu makan, perut kembung, dan jerawat.
3. Jamu kunci suruh biasanya dikonsumsi oleh wanita untuk mengatasi masalah kewanitaan, seperti keputihan. Jamu ini juga bermanfaat untuk mengurangi bau badan, melangsingkan badan, dan menjaga gigi tetap kuat.
4. Jamu kudu laos dipercaya dapat menurunkan tekanan darah, melancarkan peredaran darah, dan menyegarkan tubuh.
5. Jamu uyup-uyup biasanya dikonsumsi oleh para ibu menyusui agar melancarkan ASI.
6. Jamu galian singset terbuat dari laos, temulawak, kunyit, asam jawa, kayu manis, lada, lengkuas, sereh, dan bahan herbal tradisional lainnya. Jamu ini dipercaya baik untuk melangsingkan badan dan menghilangkan bau badan. Jamu galian singset biasanya ditemukan dalam bentuk pil atau kapsul.
Jamu sudah menjadi sebuah pengobatan yang terjangkau dan tidak memiliki efek samping untuk masyarakat Indonesia sejak lama. Jamu tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan saja, tetapi juga digunakan untuk kecantikan. Ada beberapa perusahaan kosmetik lokal Indonesia yang menggunakan jamu tradisional untuk pembuatan lulur, pembersih wajah, bahkan alas bedak yang dikemas secara higienis dan siap untuk digunakan. Baik jamu gendong maupun kios jamu, keduanya menyediakan obat-obatan herbal tradisional yang unik. Penjual jamu menguasai formula jamu dengan baik, dan mengetahui apa yang kita butuhkan. Ini patut dicoba!
Name: Carissa Puspa Kirana
NPM: 12614281
Class: 4SA01
Lecture: Penerjemahan Berbantuan Komputer#
Lecturer: Defi Julianti
No comments:
Post a Comment